PupukCabe Saat Berbunga. Pemupukan pada tanaman cabe memang sangat penting yakni dengan pemberian pupuk organik maupun anorganik. Pupuk anorganik sebaiknya diberikan pada tanaan cabe yang sedang pada masa pembungaan menuju masa pembentukan buah (menjelang waktu pemanenan).
UmurCabe 0-1 bulan Biasanya umur 0-21 hari adalah waktu penyemaian cabe di wadah pot polybag kecil atau sebagian petani menanamnya langsung pada lahan bedengan semai yang didesain sedemikian rupa. Pada umur 0-21 hari, maka sebaiknya gunakan terlebih dahulu pupuk organik, kompos, atau pupuk daun yang bebas dari senyawa kimia berbahaya.
Halyang paling menarik dari lahan Ibu Kinem adalah tanaman cabe rawit yang beliau tanam mampu mencapai umur kurang lebih 1 tahun, melewati kendala musim kemarau maupun penghujan. Serangan pathek (anthraknosa) yang sudah umum terjadi di wilayah beliau sangat minim, figur tanaman tegak, tinggi dan rimbun. Bulan Februari 2019 dimulailah penanaman.
Padamasa usia tanaman cabe memasuki usia 1 - 2 bualan sebaiknya agar di beri pupuk phonska cair. Pembuatan pupuk phoska cair sebagai berikut : Siapkan beberapa pupuk organik seperti pupuk SP 1 kg, pupuk KCL 1 Kg dan juga pupuk phonska 2 Kg; Selanjutnya siapkan beberapa ember dan air bersih; Lalu tuangkan 8 liter air kedalam ember dan campurkan ketiga pupuk yang sudah di siapkan tadi; Aduk hingga rata; Pupuk phonska cair siap di gunakan; 3. Perawatan cabai di Usia 2 Hingga 3 Bulan
assalamualaikum video ini saya berbagi tutorial cara menggunakan pupuk NPK dan TSP pada tanaman cabe yang masih muda,supaya hasilnya maksal.jadi
Caberawit Umur 3 bulan tinggi 2,5 meter Aplikasi Bio PaTen Gen.5 *6 + Zpt 150 multiguna tiap 7 hari Cabe rawit Umur 3 bulan tinggi 2,5 meter Aplikasi Bio PaTen Gen.5 *6 + Zpt 150 multiguna tiap 7 hari dan pupuk Npk phonska. terima kasih Bio PaTen Formulanya terbukti Pa Ten .
Gambar1, Dengan aplikasi pupuk organik cair buatan sendiri, cabe rawit hasil tanaman penyuluh pertanian ini bisa tumbuh setinggi 1,5 meter (Doc. FMT) Penyuluh pertanian, selain sebagai pendamping dan pembina bagi petani, juga dituntut untuk dapat memberikan contoh kepada masyarakat, khususnya dalam penerapan teknologi di bidang budidaya pertanian.
Pemukansusulan ditambahkan setelah tanaman berumur 1 bulan sejak bibit ditanam.selanjutnya berikan pemupukan susulan setiap habis panen. Pemupukan susulan bisa menggunakan pupuk organik cair atau kompos Berikan pupuk cair yang telah diencerkan sebanyak 100 ml untuk setiap tanaman. Sedangkan pupuk kompos sebanyak 500-700 gram.
Takaranpupuk cabe merah atau rawit di polybag. Walaupun pupuk sangat dibutuhkan setiap tanaman namun ada baiknya tidak memberikan secara sembarangan. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada tumbuh kembang tanaman. Tanaman cabai akan berbuah pada usia 3 bulan dan cabai ini dapat di panen ketika usianya sudah mencapai enam bulan dan malahan
cabekeriting hal ini disebabkan karena ketiga jenis cabe tersebut mempunyai struktur fisiologi dan morfologi yang berbeda pula, cabai rawit atau cabe rawit adalah buah dan tumbuhan anggota genus capsicum selain di indonesia ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara negara asia tenggara lainnya di malaysia dan singapura ia dinamakan cili padi di filipina siling labuyo dan di
QBoCS. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Penyuluh pertanian, selain sebagai pendamping dan pembina bagi petani, juga dituntut untuk dapat memberikan contoh kepada masyarakat, khususnya dalam penerapan teknologi di bidang budidaya pertanian. Begitu juga dengan pengenalan inovasi pertanian seperti penggunaan material organik dalam usaha tani, para penyuluh harus mampu membuktikan terlebih dahulu sebelum menyampaikannnya kepada petani. Dengan demikian, para petani akan lebih yakin dengan apa yang dsampaikan oleh para penyuluh ketika mereka memberikan penyuluhan kepada petani di yang telah ditunjukkan oleh Isnilawati, seorang penyuluh yang sudah bertugas lebih dari 5 tahun di wilayah kerja BPP Ketapang. Berbekal pengetahuan dan praktek pembuatan pupuk organik cair yang dia dapatkan dalam pelatihan beberapa bulan yang lalu, Isnila mencoba mengaplikasikan pupuk organik cair hasil olahannya sendiri bersama sang suami, Aliyang juga penyuluh di BPP Ketapang. Pupuk cair berbahan dasar kotoran lembu, dedak, air cucian beras dan activator gula merah itu dia aplikasikan pada lahan cabe rawit lede caplak yang dia tanam di sekitar lokasi BPP dinyana, uji coba yang dia lakukan menunjukkan hasil yang menggembirakan, tanaman cabe caplak yang dia tanam tumbuh sangat subur dengan daun-daun lebar dan batang yang besar dan kokoh. Bahkan tanaman cabe Isnila bisa tumbuh tinggi mencapai 1,5 meter dengan cabang yang cukup banyak, ini diluar kebiasaan, karena biasanya tanaman cabe caplak hanya bisa mencapai ketinggian 70 cm sampai 1 meter saja. Ditopang batang yang kuat dengan banyak cabang, tanaman cabe yang dibudidayakan oleh penyuluh perempuan ini mampu berbuah lebat, bahkan selai panen satu batang cabenya mampu menghasilkan 0,5 kg. Dengan jumlah tanaman sekitar 500 batang, sekali panen Isnila bisa memanen sekitar 250 kg cabe rawit oleh masyarakat setempat disebut cabe caplak. Gambar 2, Isnilawati nyaris "tenggelam" ditengah pohon cabe yang ditanamnya Doc. FMT Satu lagi kelebihan menggunakan pupuk organik cair ini adalah tanaman cabenya lebih resistan terhadap serangan hama maupun penyakit tanaman, sehingga dia mampu menghemat tenaga maupun biaya untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman. Begitu juga cebe yang dihasilkan, lebih “berisi” dan terasa pedasnya, sehingga sangat diminati pasar. Berhasil dengan ujicobanya, Isnilawati semakin yakin bahwa penggunaan pupuk organic cair buatan sendiri, jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan penggunaan pupuk kimia. Dia juga semakin percaya diri untuk berbagi ilmu dan pengalamannya ini kepada petani, karena dia sudah membuktikannya sendiri, bahkan para petani yang sempat singgah di lokasi BPP Ketapang, bisa melihat sendiri aplikasi pupuk organik cair pada tanaman cabe Isnila, aplikasi pupuk organik cair buatan sendiri ini bukan hanya bisa dilakukan pada tanamn cabe tapi juga bisa diaplikasikan pada tanaman lain seperti bawang merah, kentang, semangka dan lain-lainnya,“Meskipun saya baru mengaplikasikannya pada tanaman cabe, tapi saya yakin bahwa pupuk organik cair ini juga bisa digunakan pada tanaman lainnya, selain efektif, penggunaan pupuk cair ini juga jauh lebih murah, sehingga dapat menekan biaya produksi, dengan demikian keuntungan petani bisa meningkat” ungkap Isnilawati. Ketika ditemui di lokasi tanaman cabenya, dia juga mengungkapkan bahwa tidak ada istilah lahan tidak subur, karena banyak potensi sumber daya pupuk alami yang ada disekitar kita yang bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk sendiri untuk meningkatkan kesuburan sebuah ujicoba sederhana mungkin, tapi apa yang sudah dilakukan oleh penyuluh yang masih berstatus kontrak ini, setidaknya bisa membuka mata kita, bahwa dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam di sekitar kita, ternyata kita bisa mendongkrak produktifvitas usaha tani kita. Kemauan untuk belajar, mencoba dan mangoptimalkan potensi itulah yang menjadi kuncinya, pungkasnya. Lihat Inovasi Selengkapnya